JAKARTA — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi di ruang digital. Menurutnya, setiap pengguna media sosial memiliki peran penting dalam menjaga agar ruang digital tetap sehat dan kondusif.
Irjen Pol. Johnny menekankan bahwa kecepatan penyebaran informasi di media sosial harus diimbangi dengan sikap bijak dan kritis. Masyarakat diminta tidak terburu-buru mempercayai atau membagikan sebuah informasi sebelum memastikan kebenarannya.
Ruang digital adalah ruang kita bersama. Mari kita jaga dengan menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis dan bertanggung jawab.
Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi sebelum menekan tombol bagikan. Ada empat hal dasar yang perlu dipastikan: sumber, waktu, lokasi, dan konteks dari informasi tersebut.
Saring sebelum sharing, karena satu informasi yang kita bagikan dapat diteruskan kepada banyak orang.
Menurut Irjen Pol. Johnny, hoaks dan informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu keresahan, perpecahan, hingga mengganggu stabilitas keamanan. Oleh karena itu literasi digital menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam penyebaran konten negatif.
Polri melalui Divisi Humas terus mendorong kampanye positif di media sosial. Salah satunya melalui ajakan “Mari Jaga Kenyamanan Bersama, Kita Wujudkan #DamaiSuarakanAspirasi”.
Melalui tagar tersebut, Polri berharap masyarakat tetap dapat menyuarakan pendapat dan aspirasi dengan cara yang damai, santun, dan berdasarkan fakta. Dengan begitu, ruang digital bisa menjadi sarana komunikasi yang membangun, bukan memecah belah.
