JAKARTA — Polri terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan. Salah satunya dengan mengirimkan bantuan logistik dan peralatan pendukung bagi petugas di lapangan.
Untuk wilayah Kalimantan Barat, bantuan karhutla telah diberangkatkan dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (25/8). Pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan pemadaman sekaligus melindungi keselamatan personel dan masyarakat terdampak.
Bantuan yang dikirim meliputi 100 set masker gas dan canister, 200 tabung oksigen, serta berbagai perlengkapan pemadaman. Di antaranya selang pemadam, selang hisap, pistol nozzle, connector Y, kolam air embung kapasitas 5.000 liter, pompa robin, pompa apung, genset, hingga pompa darat.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polri agar penanganan karhutla berjalan optimal.
Bantuan ini tidak hanya untuk mendukung proses pemadaman di lapangan, tetapi juga untuk memastikan keselamatan petugas yang bertugas dan masyarakat yang terdampak.
Menurut Irjen Pol. Johnny, perlengkapan seperti masker gas dan tabung oksigen menjadi sangat penting untuk perlindungan terhadap paparan asap. Sementara peralatan pemadaman seperti pompa dan selang diharapkan dapat mempercepat proses pendinginan di titik-titik api.
Polri menegaskan akan terus bersinergi dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh stakeholder terkait untuk memadamkan karhutla serta mencegah meluasnya dampak asap.
Dengan adanya dukungan logistik ini, diharapkan upaya pemadaman di Kalimantan Barat dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga kualitas udara serta kesehatan masyarakat dapat segera pulih.
