JAKARTA — Perjalanan pendidikan Polisi Wanita (Polwan) menjadi bagian penting dari perkembangan peran perempuan dalam institusi Polri.
Dalam foto yang dirilis Layanan Polisi 110, tampak ratusan Polwan berbaris rapi di depan gerbang bertuliskan "SEPOLWAN" dengan latar pepohonan hijau. Mereka kompak melakukan salam dengan tangan kanan di dada, menunjukkan semangat pengabdian.
Pendidikan khusus Polwan pertama kali dibuka pada tahun 1975 di Depo Pendidikan dan Latihan (Dodiklat) 007 Ciputat. Saat itu untuk pertama kalinya diselenggarakan pendidikan Bintara Polwan.
Perkembangan terus berlanjut. Pada tahun 1982, Dodiklat 007 berubah menjadi Pusdikpolwan Ciputat sebagai lembaga pendidikan khusus Polwan.
Puncaknya, Pusdikpolwan resmi menjadi Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) pada 30 Oktober 1984. Kehadiran Sepolwan menjadi tonggak penting dalam membuka kesempatan yang semakin luas bagi perempuan untuk mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
Berdiri Sepolwan juga memperkuat kontribusi Polwan dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan, dan melindungi masyarakat di berbagai bidang tugas kepolisian.
Hingga kini, Sepolwan Ciputat terus mencetak generasi Srikandi Polri yang siap mengemban tugas melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat dengan profesional.
Di bagian atas materi turut ditampilkan logo Layanan Polisi 110 dan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tema "Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur".
