JAKARTA - Pusat Studi Ilmu Kepolisian melakukan bedah buku berjudul "Ide-Ide Reformasi Birokrasi Kepolisian" di aula STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (8/9).
Forum akademik ini merupakan inisiatif Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., untuk menjadikan Pusat Studi Kepolisian sebagai wadah lahirnya gagasan, penelitian, karya ilmiah, dan rekomendasi yang mendukung pengembangan Polri ke depan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan konsep _evidence-based policing_, di mana setiap gagasan akademik diuji melalui diskusi kritis dan mendalam untuk melahirkan rekomendasi bagi pemolisian yang lebih profesional, modern, humanis, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Selain itu, buku-buku yang diterbitkan oleh Pusat Studi Kepolisian diharapkan tidak hanya menjadi koleksi literasi semata, tetapi juga menjadi referensi dan kajian akademik yang hidup bagi seluruh anggota Polri di lapangan.
Bedah buku ini menjadi bagian dari siklus pengetahuan, yakni sebuah proses untuk menguji gagasan, memperkaya perspektif, dan melahirkan pemikiran baru yang relevan dan aplikatif dengan tugas-tugas kepolisian.
Dalam kegiatan bedah buku ini, antusiasme peserta terlihat tinggi. Kegiatan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa STIK-PTIK, 20 perwakilan Sepolwan, serta disiarkan secara daring dan diikuti oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia.
