SEMARANG - Kepedulian untuk anak-anak dengan CTEV (Congenital Talipes Equinovarus) atau kelainan kaki bawaan sejak lahir terus diwujudkan oleh Polri.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah mengunjungi tujuh pasien CTEV di RS Bhayangkara Semarang, Kamis (10/9).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat dan dukungan moril secara langsung kepada para pasien anak serta keluarga yang mendampingi. Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolda Jateng tampak berinteraksi dengan anak-anak dan orang tua pasien.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Polda Jateng Peduli CTEV, sebuah program kemanusiaan yang membuka akses penanganan CTEV secara gratis bagi masyarakat.
Hingga saat ini, sebanyak 88 kasus CTEV telah terdata melalui program tersebut. Program ini terlaksana melalui kolaborasi Polda Jateng dengan berbagai pihak, termasuk tenaga medis di RS Bhayangkara.
Melalui program ini, diharapkan anak-anak penderita CTEV dapat memperoleh perawatan sedini mungkin, sehingga memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan beraktivitas secara optimal seperti anak-anak lainnya.
Program Polda Jateng Peduli CTEV menjadi wujud nyata kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang peduli terhadap isu-isu kesehatan dan kemanusiaan.
