JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan judi online berskala nasional dan internasional dengan nilai transaksi mencapai Rp1,037 triliun.
Jaringan tersebut diketahui mengoperasikan sejumlah situs besar seperti `1XBET`, `AJ8KEREN`, dan `EMPIRE88`. Berdasarkan hasil penyelidikan, kendali operasional jaringan ini berada di luar negeri, namun memanfaatkan rekening serta perantara di Indonesia untuk menjalankan aktivitasnya.
Dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/9), Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa sindikat ini menggunakan teknologi canggih untuk menghindari penindakan.
Pelaku memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan bot untuk mempercepat pembuatan situs baru serta pergantian rekening ketika akses sebelumnya diblokir.
Ia menambahkan, jaringan ini juga menggunakan modus rekening nominee dan teknik layering untuk menyamarkan identitas pelaku serta menyamarkan aliran dana hasil perjudian.
Ketika akun website itu dilakukan pemblokiran, dengan cepat dia akan membentuk website yang baru. Saat akun personal daripada rekening itu ditutup, dengan cepat dia sudah berpindah kepada akun yang lain.
Bareskrim Polri menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap seluruh jaringan dan aset hasil kejahatan. Penindakan dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemblokiran situs, pelacakan aliran dana, hingga koordinasi dengan lembaga terkait dan pihak di luar negeri.
Polri mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam judi online dan segera melaporkan jika menemukan promosi atau aktivitas perjudian di ruang digital.
