TANJUNG JABUNG TIMUR — Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8).
Peninjauan dilakukan bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menjadi bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan unsur terkait lainnya.
Monitoring difokuskan di titik hotspot Taman Nasional Berbak, Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Di lokasi tersebut, rombongan turut melakukan penyiraman titik api untuk memadamkan kobaran. Selain itu, disalurkan juga sekitar 30 paket sembako kepada warga yang terdampak Karhutla.
Dalam foto yang dirilis Layanan Polisi 110, tampak personel dengan seragam Satgas dan masker tengah menyemprotkan air menggunakan selang ke area lahan yang terbakar. Asap tipis masih terlihat di sekitar lokasi.
Kapolda Jambi menegaskan keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan hingga penanganan di lapangan.
Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pelaku pembakaran hutan dan lahan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Di bagian atas materi turut ditampilkan logo Layanan Polisi 110 dan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tema "Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur".
