Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Satgas SAR Brimob Polri Gelar Trauma Healing untuk Anak Penyintas Gempa di Pengungsian Manggarai

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T06:01:43Z


MANGGARAI — Personel Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak gempa bumi di Posko Pengungsian Barangkolong, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (23/8).


Kegiatan ini difokuskan untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak pengungsi yang mengalami dampak bencana. Melalui pendampingan edukatif dan motivatif, personel Brimob mengajak anak-anak bermain, belajar bersama, dan diberikan motivasi agar kembali merasa aman, ceria, dan bersemangat.


Dalam suasana posko pengungsian yang masih dipenuhi tenda, tampak personel Brimob berbaur langsung dengan anak-anak. Mereka duduk bersama, bercanda, dan memberikan perhatian agar anak-anak merasa terlindungi di tengah situasi pascabencana.


Antusiasme anak-anak terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Respons positif tersebut menjadi indikator awal bahwa pendampingan psikologis sangat dibutuhkan untuk memulihkan rasa nyaman mereka setelah diguncang gempa.


Dansatgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT, Kombes Pol. Hasripuddin, menegaskan bahwa pemulihan mental anak menjadi prioritas Polri selain bantuan logistik dan keamanan.


Melihat anak-anak kembali tersenyum dan bersemangat menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana. Kami akan terus bersinergi dan memberikan pelayanan serta pendampingan kepada masyarakat terdampak. 


Ia menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat dan pemulihan berlangsung. Polri hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk memastikan warga, khususnya anak-anak, mendapatkan dukungan psikososial.


Trauma healing di pengungsian Manggarai ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu warga bangkit pascabencana. Dengan pendekatan humanis, diharapkan anak-anak dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

×
Berita Terbaru Update