MANGGARAI TIMUR, NTT – Gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,8 yang mengguncang wilayah Satar Reo, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (20/8) menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian posko pengungsian. Menanggapi kejadian tersebut, Polri melalui Tim Medis Taktis Bidkesjas Korbrimob langsung diterjunkan untuk memberikan pertolongan kepada warga terdampak.
Tim medis yang dipimpin Iptu dr. David Yohan bergerak cepat menangani para korban di lokasi pengungsian. Salah satu korban yang mendapat penanganan adalah Adrianus Aji, 54 tahun, yang mengalami henti napas setelah terjatuh saat gempa terjadi.
Upaya resusitasi jantung paru segera dilakukan oleh tim di tempat. Namun, meski telah diberikan pertolongan maksimal, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Selain menangani kasus darurat, Tim Medis Taktis Polri juga terus memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak yang berada di posko pengungsian. Pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, hingga dukungan medis dasar dilakukan untuk memastikan kondisi para pengungsi tetap terpantau.
Polri memastikan personel medis dan personel lainnya tetap bersiaga di wilayah terdampak. Kehadiran tim ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pertolongan dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa di Flores.
Warga diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor ke posko terdekat jika membutuhkan bantuan medis maupun evakuasi.
