MALANG – Membangun budaya tertib berlalu lintas dimulai dari generasi muda. Satlantas Polres Malang menggelar kegiatan edukasi kepada 1.250 pelajar SMA Negeri 1 Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Senin (20/7).
Kegiatan ini menyasar pelajar karena dinilai sebagai kelompok usia yang rentan terlibat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dalam pembinaan tersebut, petugas menyampaikan materi mengenai pentingnya keselamatan berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta etika berkendara yang bertanggung jawab.
Materi juga mencakup pemahaman Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sebagai dasar hukum bagi setiap pengguna jalan agar memahami hak dan kewajibannya.
Melalui pembinaan sejak dini, para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Tujuannya untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia muda.
Dalam foto yang dirilis Polri, tampak personel Satlantas memberikan pemaparan di depan layar berisi materi aturan lalu lintas kepada para pelajar.
Polres Malang menegaskan akan terus menggencarkan program edukasi ke sekolah-sekolah lain. Dengan kesadaran dan disiplin sejak usia sekolah, diharapkan tercipta generasi pengendara yang lebih tertib dan bertanggung jawab di jalan.
