JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto menyoroti pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengapresiasi langkah Kepolisian RI bersama Lembaga Pembina Kampus Taruna Bhayangkara (LP-KTB) yang telah menyelesaikan pembangunan satu kampus SMA Taruna Bhayangkara.
Kepolisian RI dan LP-KTB juga telah selesai membangun satu kampus SMA Taruna Bhayangkara.
Menurut Kepala Negara, pembangunan sekolah tersebut merupakan cerminan dari semangat kompetisi yang positif antara TNI dan Polri. Ia menegaskan kompetisi itu bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan berlomba dalam kebaikan.
TNI dan Polri berkompetisi dalam kebaikan, itu yang kita inginkan. Kompetisi baik dalam kebaikan.
Melalui keberadaan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara, Polri berkomitmen untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, berintegritas, unggul secara akademik, dan berdaya saing.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional #PersiapkanGenerasiEmas untuk mewujudkan SDM terbaik demi kemajuan Indonesia ke depan.
Presiden Prabowo menekankan bahwa investasi pada pendidikan generasi muda adalah fondasi utama dalam membangun bangsa. Dengan hadirnya sekolah-sekolah taruna, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang disiplin, nasionalis, dan siap mengabdi untuk negara.
Sidang Tahunan MPR RI ini menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan arah pembangunan SDM, termasuk peran strategis TNI dan Polri tidak hanya di bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.
