MANGGARAI – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si., meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi dan pengungsian di Kabupaten Manggarai serta Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam penanganan bencana di wilayah Flores, NTT.
Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Sinergi Penanganan dan Penguatan Personel
Kapolri menyampaikan, Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait terus memperkuat upaya penanganan. Fokusnya meliputi pencarian dan pertolongan, evakuasi korban, pelayanan kesehatan, hingga pendistribusian bantuan kemanusiaan.
Hingga saat ini, Polri telah mengirimkan 236 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke Polda NTT untuk memperkuat tugas-tugas di lapangan. Selain itu, Polri juga telah menyalurkan 247,66 ton bantuan logistik yang berasal dari Mabes Polri dan Polda jajaran.
Untuk mempercepat koordinasi dan pelayanan, Polri juga membentuk 8 Posko Tanggap Bencana. Posko-posko tersebut difungsikan sebagai pusat pelayanan dan koordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan tepat.
Salurkan Bantuan Langsung kepada Warga
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang diserahkan meliputi 3.500 paket bansos, 500 mainan anak-anak, 39 kasur, 10 tandon air, serta kebutuhan dasar lainnya.
Kapolri menegaskan Polri akan terus berada di garis depan bersama masyarakat hingga situasi kembali normal. Pendekatan humanis dan pelayanan cepat akan terus dikedepankan oleh personel yang bertugas.
Polri hadir untuk memastikan warga merasa aman, kebutuhan dasar terpenuhi, dan proses pemulihan berjalan baik.
