-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Astamaops Kapolri Tinjau Langsung Penanganan Gempa di Manggarai, 13.881 Warga Mengungsi

Kamis, 20 Agustus 2026 | Agustus 20, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T07:48:47Z


MANGGARAI — Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si. turun langsung ke lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8). Kedatangan beliau didampingi Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., jajaran pejabat utama Kepolisian, serta Forkopimda setempat.


Peninjauan dimulai di Kecamatan Reok. Di sana Astamaops Kapolri menyapa warga di posko pengungsian dan menyerahkan bantuan logistik secara simbolis. Dalam foto yang dirilis Polri, terlihat Komjen Fadil menyerahkan paket bantuan kepada salah satu warga terdampak.


Setelah dari Reok, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk melihat langsung kondisi korban dan progres penanganan di lapangan.


Data terkini penanganan

Berdasarkan data hingga Senin, 17 Agustus pukul 23.00 WITA, dampak gempa di Manggarai cukup signifikan:

- Posko pengungsian : 45 posko tersebar di 8 kecamatan

- Jumlah pengungsi : 13.881 orang

- Korban terdampak : 163 orang, terdiri dari 27 meninggal dunia, 32 luka berat, dan 104 luka ringan


Astamaops Kapolri menegaskan kehadiran Polri di lokasi untuk memastikan operasi kemanusiaan berjalan maksimal dan kebutuhan dasar warga di pengungsian terpenuhi.


Penanganan bencana ini adalah kerja bersama. Polri hadir untuk keamanan dan pelayanan, TNI bergerak di lapangan, Basarnas melakukan penyelamatan, BPBD mengoordinasikan, tenaga kesehatan melayani, dan pemerintah daerah memastikan kebutuhan warga terpenuhi.


Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mengecek distribusi bantuan, layanan kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa susulan. Forkopimda dan seluruh unsur terkait diminta bersinergi agar proses evakuasi, pendataan, dan pemulihan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.


Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih, makanan, tenda, serta layanan medis di seluruh posko. Polri melalui Polres Manggarai bersama instansi terkait juga memperketat pengamanan di titik-titik rawan dan mengatur arus bantuan agar sampai ke warga yang paling membutuhkan.

×
Berita Terbaru Update