MANGGARAI TIMUR — Medan sulit bukan penghalang. Polres Manggarai Timur menempuh perjalanan sekitar 10 jam untuk menjangkau warga di Kampung Tango Bali, Desa Lencur, Kecamatan Lamba Leda, Sabtu (22/8).
Perjalanan dilakukan untuk mendistribusikan bantuan Polri kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi dan tinggal di wilayah terisolir. Akses menuju lokasi berupa jalan perbukitan dengan kondisi terbatas. Namun hal itu tidak menyurutkan langkah personel untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan warga.
Rombongan bahkan harus melanjutkan perjalanan hingga malam hari. Dengan penerangan seadanya, personel tetap bergerak agar bantuan logistik dan kepedulian bisa segera diterima masyarakat yang membutuhkan.
Dalam foto yang dibagikan, tampak Kapolsek Lamba Leda Utara duduk bersama warga, anak-anak hingga orang tua, di sebuah bangunan sederhana. Kehadiran Polri disambut hangat oleh warga yang sudah menunggu di posko pengungsian.
“Bagi Polri, sulitnya medan bukan alasan untuk berhenti hadir. Karena setiap warga berhak merasakan kepedulian dan pelayanan,” menjadi prinsip yang dipegang dalam misi kemanusiaan ini.
Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya Polri dalam membantu pemulihan warga pascagempa di wilayah Manggarai. Selain menyalurkan logistik, personel juga memberikan pendampingan dan memastikan kondisi masyarakat di lokasi terpencil tetap terpantau.
Dengan semangat pengabdian, Polres Manggarai Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah paling pelosok dan sulit diakses.
