PEKANBARU — Polri kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui Polda Riau. Kali ini melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, sebuah perjalanan kebangsaan yang menjangkau wilayah pesisir hingga pulau-pulau terluar di Provinsi Riau.
Ekspedisi ini tidak hanya sebatas seremoni. Polda Riau menjadikan kegiatan tersebut sebagai wujud nyata pengabdian dengan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan dan terdepan Nusantara.
Dengan mengusung tema Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan, Polda Riau menegaskan bahwa negara harus dirasakan kehadirannya sampai ke beranda paling ujung Indonesia.
Aksi Nyata untuk Rakyat Pesisir dan Pulau
Sepanjang ekspedisi, jajaran Polda Riau bersama stakeholder terkait melaksanakan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat:
1. Pelestarian Mangrove
Sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir, personel Polri terlibat dalam penanaman mangrove. Langkah ini diharapkan dapat mencegah abrasi, menjaga habitat laut, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir Riau.
2. Dukungan untuk Nelayan
Para nelayan di wilayah pesisir dan pulau terluar mendapatkan bantuan berupa alat tangkap, sarana pendukung, dan pendampingan. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.
3. Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial
Tim kesehatan dari Polda Riau membuka layanan kesehatan gratis. Selain itu disalurkan juga bantuan sosial berupa paket sembako dan kebutuhan pokok kepada warga yang membutuhkan, terutama di daerah yang sulit dijangkau.
4. Penguatan Semangat Nasionalisme
Di titik-titik perbatasan dan pulau terluar, dikibarkan Bendera Merah Putih bersama masyarakat. Kegiatan upacara, penyuluhan wawasan kebangsaan, dan dialog kebhinekaan juga digelar untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjaga persatuan.
Negara Hadir Sampai ke Ujung Nusantara
Kapolda Riau menyampaikan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 adalah bentuk nyata kehadiran Polri yang prediktif, responsibilitas, dan berkeadilan.
Ini bukan sekadar perjalanan. Ini adalah pesan bahwa negara hadir. Dari pesisir, dari pulau terluar, kami pastikan pelayanan dan pengabdian sampai.
Melalui ekspedisi ini, Polda Riau ingin merajut kembali semangat kebersamaan antar masyarakat lintas suku, agama, dan budaya, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial di wilayah perbatasan.
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak berhenti di kota. Ia berjalan menyusuri laut, menjejak pulau, dan menyapa warga hingga ke tempat paling ujung negeri.
