DEPOK, NUSANTARANEWS.NET
Kontingen Korps Brimob Polri resmi kembali ke tanah air setelah menuntaskan perjuangan di ajang UAE SWAT Challenge 2026 di Dubai. Selama lima hari di Rowahiyah Venue, tim elit Indonesia ini beradu taktik dengan 109 tim dari 46 negara dalam kompetisi yang menguji batas kemampuan fisik dan mental.
Apresiasi di Mako Korbrimob
Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, menyambut langsung para personel di Mako Korbrimob, Kelapadua, Depok pada Kamis (19/02). Dalam suasana penuh bangga, beliau memberikan arahan sekaligus penghargaan kepada tim yang telah menjaga nama baik institusi di kancah internasional.
Beberapa poin penting dari pertemuan tersebut antara lain:
Simbol Kedisiplinan: Dankorbrimob menyerahkan hadiah berupa jam tangan kepada personel sebagai pengingat bahwa setiap detik dalam tugas adalah kehormatan dan tanggung jawab besar.
Dukungan Pimpinan: Acara ini juga dihadiri oleh jajaran perwira tinggi (PJU) Korbrimob, termasuk Karorenminops serta Danpas Pelopor dan Gegana.
Catatan Penting & Evaluasi Kedepan
Meski tampil konsisten, Dankorbrimob menegaskan bahwa ini bukan akhir, melainkan bahan evaluasi besar. Ada beberapa catatan kritis untuk pengembangan tim ke depan:
Jangan Cepat Puas: Capaian di Dubai harus menjadi bahan bakar untuk meningkatkan kualitas latihan yang lebih terukur dan sesuai standar global.
Adaptasi Lingkungan: Perbedaan drastis cuaca antara Indonesia dan Dubai (suhu ekstrem) menjadi pelajaran penting. Personel dituntut memiliki ketahanan fisik yang lebih tangguh untuk menghadapi berbagai medan geografis.
Modernisasi Taktis: Pengalaman bertanding melawan satuan elit dunia lainnya akan digunakan untuk mempertajam kemampuan teknis dan kekompakan tim di lapangan.
"Kompetisi internasional ini adalah cermin. Kita gunakan hasilnya untuk membangun Korps Brimob yang lebih profesional, modern, dan selalu siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks."
editor : Keken
