PADANG - Polri melalui jajaran Polresta Padang Polda Sumatera Barat bergerak cepat menangani dampak badai, angin kencang, dan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang.
Personel diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk membantu warga. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan material sisa banjir, penyaluran bantuan, pelaksanaan bakti sosial, hingga pemberian layanan trauma healing bagi warga terdampak.
Dalam foto yang dirilis, tampak personel Polwan Polresta Padang berbaur bersama anak-anak terdampak banjir. Mereka bersama-sama membuat simbol hati di bawah spanduk bertuliskan POLRI UNTUK MASYARAKAT, sebagai bentuk dukungan moril agar anak-anak segera pulih secara psikologis.
Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan di beberapa titik, di antaranya kawasan Lapau Munggu dan Munggu Gunung Sarik di Kecamatan Kuranji, Kampung Guo, SMAN 17 Padang di Kecamatan Koto Tangah, serta kawasan Belakang Kompi Ban, Kelurahan Surau Gadang.
Selain membersihkan lingkungan, dukungan moril juga menjadi fokus utama. Personel Polresta Padang memberikan pendampingan khusus kepada anak-anak agar mereka tidak mengalami trauma berkepanjangan pascabencana.
Kapolresta Padang menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana bukan sekadar membantu membersihkan sisa banjir. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, merasa aman, terlindungi, dan mendapatkan harapan baru untuk segera bangkit.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Polresta Padang bersama seluruh jajaran terus mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Polri menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang siap membantu di saat-saat sulit.
