PEKANBARU – Semangat pengabdian kembali dikobarkan. Polda Riau menggelar Apel Kesiapan Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Tahun 2026 sebagai langkah awal perjalanan pengabdian kepada masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar 3T se-Provinsi Riau.
Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau bersama unsur Forkopimda Provinsi Riau. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian ekspedisi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 dengan tema Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan.
Dalam apel tersebut, sebanyak 8 tim ekspedisi resmi dilepas. Mereka akan menjangkau 17 desa 3T di Provinsi Riau dengan dukungan 45 kendaraan operasional dan 81 relawan mahasiswa.
Kapolda Riau menegaskan, Ekspedisi Merah Putih Presisi hadir bukan hanya untuk menyalurkan bantuan. Tim juga akan turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat, memperkuat persatuan, menjaga kelestarian lingkungan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan cinta Tanah Air.
Menjaga keamanan bukan hanya melindungi masyarakat, tetapi juga menjaga alam sebagai warisan bangsa untuk anak cucu kita.
Berbagai kegiatan pengabdian akan dilakukan selama ekspedisi berlangsung, di antaranya:
1. Penanaman mangrove dan pohon untuk menjaga ekosistem pesisir dan lingkungan
2. Pembagian Bendera Merah Putih sebagai simbol nasionalisme
3. Bantuan sosial kepada warga kurang mampu
4. Penyerahan sarana pendukung masyarakat seperti peralatan sekolah dan kesehatan
5. Dialog bersama warga untuk menyerap aspirasi dan permasalahan di lapangan
Seperti terlihat dalam dokumentasi apel, ratusan personel Polda Riau dan relawan berbaris rapi di lapangan dengan latar belakang bendera Merah Putih. Suasana khidmat dan semangat kebangsaan begitu terasa.
Melalui program ini, Polda Riau berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah 3T. Ekspedisi ini juga menjadi wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
