JAKARTA — Ketua Umum Ikatan E-Sports Indonesia (IESPA) periode 2026–2030, KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, mengapresiasi penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026. Ia menilai turnamen tersebut menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan meraih prestasi di bidang e-sports.
Apresiasi itu disampaikan Ibnu saat menghadiri Opening E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8).
Ini adalah wadah yang luar biasa. Turnamen amatir yang terbesar untuk e-sport, khususnya Mobile Legends. Harapannya kepada Polri, semoga acaranya berkelanjutan karena ini wadah yang luar biasa, dari jenjang Polres, provinsi, Polda sampai dengan Mabes Polri atau nasional.
Keunggulan Kapolri Cup 2026, menurut Ibnu, terletak pada sistem kompetisinya yang berjenjang. Turnamen dimulai dari tingkat Polres, kemudian berlanjut ke Polda, hingga mencapai babak nasional di Mabes Polri. Skema ini dinilai mampu menjangkau talenta hingga ke daerah.
Data panitia mencatat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia mengikuti kompetisi yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut.
Dengan skala sebesar itu, Ibnu berharap Kapolri Cup dapat terus digelar secara berkelanjutan. Ia menilai konsistensi penyelenggaraan akan memperkuat ekosistem pembinaan e-sports nasional, khususnya di tingkat akar rumput.
Ini bukti bahwa e-sports sudah diterima luas dan bisa menjadi jalur prestasi yang resmi. Kami di IESPA siap mendukung agar pembinaan berjalan terus sampai ke daerah-daerah.
E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri mempertandingkan cabang Mobile Legends dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polri dalam rangka mendekatkan diri dengan generasi muda melalui olahraga digital.
