JAKARTA – Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar infrastruktur penghubung antarwilayah. Kehadirannya diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si. menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki efek berantai bagi kemajuan desa.
Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan. Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat.
Dengan adanya akses jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan produk UMKM diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien. Pelajar juga dapat menjangkau sekolah dengan lebih mudah dan aman. Selain itu, terbukanya akses diharapkan mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan yang dapat meningkatkan taraf hidup warga.
Bagi Polri, pembangunan yang memberikan manfaat adalah pembangunan yang mampu membuka akses, menghadirkan peluang, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Polri lahir dari rakyat dan terus hadir untuk memberikan manfaat bagi rakyat. Terus Berkomitmen Maksimal Melayani Negeri dan Masyarakat Wujud #BaktiPadaIndonesia.
Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, Polri menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam mendukung pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
