NTT — Enam hari pascagempa bumi, Polri masih konsisten menjalankan operasi kemanusiaan di berbagai wilayah terdampak di Nusa Tenggara Timur.
Dalam foto yang dirilis, terlihat personel Polri bersama anggota Basarnas mengevakuasi korban menggunakan tandu di bawah tenda darurat. Sinergi tim gabungan terus dilakukan untuk memastikan warga terdampak mendapat penanganan cepat.
Hingga saat ini, total 249,2 ton bantuan logistik dan kemanusiaan telah dikirim ke lokasi-lokasi terdampak. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan mendesak warga di pengungsian, mulai dari bahan makanan, obat-obatan, selimut, kasur, perlengkapan bayi, hingga perlengkapan pengungsian lainnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap ke posko-posko pengungsian dan titik-titik yang sulit dijangkau. Tim dari Satbrimob, Biddokkes, dan jajaran Polres setempat juga diterjunkan untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran.
Selain penyaluran logistik, Polri bersama TNI, BPBD, Basarnas, dan relawan juga terus aktif dalam pelayanan kesehatan, evakuasi korban, serta pengamanan di wilayah terdampak.
Terus Bergerak, Terus Membantu menjadi semangat yang diusung Polri dalam penanganan pascabencana ini. Kehadiran Polri diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di NTT.
Operasi kemanusiaan akan terus berjalan selama masa tanggap darurat, dengan prioritas utama memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
