JAKARTA - Komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia kembali diwujudkan melalui keterlibatan langsung para taruna di dunia pendidikan. Sebanyak 372 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) bersama Taruna Akademi TNI diterjunkan ke 73 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dalam Program Taruna Bhakti 2026.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mendampingi siswa sejak dini melalui pembinaan yang menyeluruh. Selama masa pengenalan lingkungan sekolah, para taruna hadir langsung di tengah-tengah siswa untuk memberikan materi dan teladan.
Fokus pembinaan meliputi disiplin, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga pembentukan karakter. Materi-materi tersebut disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa.
Dalam foto yang dirilis, terlihat seorang taruna Akpol sedang memberikan pembekalan di hadapan siswa Sekolah Rakyat. Para siswa tampak antusias mengikuti arahan tentang nilai-nilai kemandirian, gotong royong, dan pentingnya menghapus perundungan di lingkungan sekolah.
Kehadiran para taruna di Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mencerdaskan dan menguatkan karakter generasi bangsa. Polri berharap, melalui pembinaan ini akan lahir generasi yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Program Taruna Bhakti 2026 juga menjadi sarana bagi para taruna untuk memahami kondisi masyarakat secara langsung. Dengan terjun ke sekolah-sekolah, mereka tidak hanya belajar menjadi pemimpin, tetapi juga belajar menjadi pengayom yang dekat dengan rakyat.
Polri menegaskan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan Sekolah Rakyat menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia.
