LABUAN BAJO – Kepedulian untuk warga terdampak gempa di Flores terus bergerak. Bantuan kemanusiaan diberangkatkan dari Dermaga Pelabuhan Labuan Bajo menggunakan dua kapal patroli milik Polri, yakni KP. Bima 7014 Baharkam Polri dan KP. Pulau Padar 3018 Ditpolairud Polda NTT. Tujuan pengiriman kali ini adalah Reo, Kabupaten Manggarai.
Bantuan Logistik Diberangkatkan Melalui Jalur Laut
Dua kapal patroli tersebut membawa total 17,5 ton beras, minyak goreng, ratusan paket sembako, kompor gas, hingga kebutuhan pokok lainnya untuk masyarakat terdampak gempa di Flores.
Dalam foto kegiatan terlihat personel Polri dari Baharkam dan Ditpolairud bahu-membahu memindahkan bantuan dari truk ke atas kapal. Proses loading dilakukan secara bergotong royong untuk memastikan bantuan segera sampai ke lokasi.
Pengiriman melalui jalur laut ini dipilih untuk menjangkau wilayah-wilayah terdampak yang akses daratnya terbatas, sehingga distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Wujud Nyata Kehadiran Polri untuk Flores Bangkit
Kapolri melalui jajaran Baharkam dan Polda NTT menegaskan, pengiriman bantuan ini bukan sekadar penyaluran logistik. Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri untuk membantu meringankan beban warga dan mendukung Flores bangkit bersama.
Polri akan terus hadir di tengah masyarakat terdampak. Selain menjaga keamanan, kami juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi hingga proses pemulihan berjalan.
Dengan diberangkatkannya bantuan ini, diharapkan masyarakat di Reo dan sekitarnya dapat segera menerima dukungan yang dibutuhkan untuk bertahan dan memulai kembali aktivitas pasca bencana.
