Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolri Pantau Langsung Pembangunan Jembatan Bailey di Agam

Senin, 16 Februari 2026 | Februari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-02-16T10:56:23Z

Kapolri Pantau Langsung Pembangunan Jembatan Bailey di Agam

AGAM, NUSANTARANEWS.NET

Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menangani dampak bencana alam di wilayah Sumatra terus diperkuat melalui langkah-langkah strategis dan taktis. Pada Sabtu (14/2/2026), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap upaya pemulihan infrastruktur di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar). Di tengah agenda pelepasan bantuan kemanusiaan massal di Mapolda Sumatra Utara, Jenderal Sigit secara khusus memantau progres pembangunan jembatan bailey yang tengah dikebut pengerjaannya.


Pemantauan yang dilakukan secara virtual tersebut menjadi bukti bahwa kendala jarak tidak menghalangi pengawasan ketat terhadap proyek-proyek vital pascabencana. Jembatan bailey ini merupakan infrastruktur krusial yang diharapkan mampu menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga yang sebelumnya sempat terputus total akibat hantaman bencana alam.


Menyambung Asa di Subarang Aia dan Sawah Laweh

Dalam laporannya, Kapolri mengonfirmasi bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut difokuskan pada dua titik strategis, yakni di wilayah Subarang Aia dan Sawah Laweh. Kedua lokasi ini merupakan akses utama yang sangat menentukan kelancaran distribusi logistik maupun mobilitas harian warga di Kabupaten Agam.


"Alhamdulillah, hari ini kami baru saja menyelesaikan pengecekan secara mendetail terkait progres pembangunan jembatan bailey di Agam. Kami ingin memastikan bahwa konstruksi ini berjalan sesuai jadwal agar masyarakat tidak terlalu lama terisolasi," ungkap Jenderal Sigit dari Medan.


Tak hanya meninjau dari sisi teknis, mantan Kabareskrim ini juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan warga setempat secara daring. Melalui dialog tersebut, Jenderal Sigit memberikan motivasi serta menegaskan bahwa personel kepolisian di lapangan akan terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan warga sekitar guna mempercepat operasional jembatan. Menurutnya, percepatan infrastruktur ini bukan sekadar soal fisik bangunan, melainkan tentang memulihkan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat yang sempat lumpuh.


Implementasi Instruksi Presiden Prabowo Subianto

Langkah cepat pembangunan infrastruktur darurat ini merupakan pengejawantahan langsung dari visi Presiden Prabowo Subianto. Jenderal Sigit menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung misi pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warga terdampak bencana. Hal ini mencakup seluruh spektrum penanganan, mulai dari fase tanggap darurat hingga rehabilitasi jangka panjang.


"Perintah Bapak Presiden sangat jelas: kita harus terus mengawal distribusi logistik agar tidak terhenti, sembari secara paralel memperbaiki sarana publik yang rusak. Penyelesaian jembatan-jembatan ini, serta pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap), adalah prioritas yang harus dituntaskan melalui kolaborasi erat antarlembaga," tegas Kapolri.


Sinergi Lintas Sektoral demi Kemanusiaan

Pemulihan di wilayah Agam diharapkan menjadi model kerja sama efektif antara Polri, kementerian terkait, dan TNI. Dengan beroperasinya jembatan bailey dalam waktu dekat, kendala distribusi pangan dan obat-obatan dipastikan akan teratasi. Selain itu, jembatan ini akan menjadi jalur utama bagi alat berat yang masih diperlukan untuk proses pembersihan sisa-sisa material bencana di area pemukiman.


Menutup arahannya, Jenderal Sigit menekankan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana adalah wujud nyata dari pengabdian tanpa batas. "Negara hadir di setiap jengkal wilayah yang sedang kesulitan. Jembatan ini adalah simbol harapan baru bagi saudara-saudara kita di Sumatra Barat agar mereka bisa bangkit kembali dengan lebih kuat," pungkasnya.


#divisihumaspolri
editor : Keken
×
Berita Terbaru Update